Opini

Maritim Kita; Masih Jaya?

Lihat ProfilAndi Sumar Karman (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Tujuh puluh tahun silam, tepatnya tanggal 21 Agustus 1945, angkatan laut Jepang bertekuk lutut kepada angkatan laut Indonesia. Jepang kalah perang. Indonesia tampil sebagai pemenang. Peristiwa bersejarah itu lalu dikekalkan sebagai Hari Maritim Nasional bagi Negara Republik Indonesia (RI). Tonggak kejayaan kita […]

Maritim Kita; Masih Jaya? Read More »

Hantu Kemakmuran

Lihat Profil Andi Sumar Karman (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Edisi Rabu (4/10/2017) harian ini menurunkan ‘headline’:”24 Ribu Warga Miskin Terancam.” ‘Ancaman’ bagi warga miskin Maluku Utara ini, sebagaimana dirilis harian ini, disebabkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunggak pembayaran iuran tetap Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk pasien miskin. Meski

Hantu Kemakmuran Read More »

\”Duo Gani” Benteng Terakhir Penjaga Bahasa Ibo

Lihat ProfilSafrudin Abdulrahman (Ketua Program Studi Antropologi Sosial FIB Unkhair, Ketua Yayasan The Tebings) Dadi ne ngon sari ginado Bahasa Ibu?, sosira mipake moju, kanangne mipake riuama. Sema taung nyagi misidika dadi cabu tara la madodemo manyika tosonyinga riuama tolahi maaf bato. Kalian mau menayakan tentang bahasa ibu?, kami dulu menggunakannya, tapi saat ini kami

\”Duo Gani” Benteng Terakhir Penjaga Bahasa Ibo Read More »

Rekonsiliasi Togorebo, Topo Tidore

Kompleks Makam Jere Jou (Sumber: dokumen tim penelitian Balai Arkeologi Maluku, 2019). Topo atau Tofo bermakna “tempat peletak dasar adat istiadat orang Tidore”. Nama ini diambil dari peristiwa “Perdamain Mafu Tegorebo”. Tegorebo  bagi masyarakat Topo diyakini sebagai tempat pertemuan antara mubaligh (penyiar Islam) dengan momole  artinya orang yang sakti/berilmu. Dikisahkan bahwa Topo sejak dahulu telah

Rekonsiliasi Togorebo, Topo Tidore Read More »

Merawat Pusaka, Meneguhkan Budaya

Lihat ProfilBahtiar Hairullah (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Kebudayaan dipandang sebagai suatu hal yang penting manusia, terutama bagi generasi muda. Kebudayaan ini kemudian dilanjutkan atau diwariskan antargenerasi dalam bentuk berbagai tradisi dan budaya. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam suku bangsa yang berbeda-beda. Hal ini menunjukan betapa tingginya potensi tradisi dan

Merawat Pusaka, Meneguhkan Budaya Read More »

Kebudayaan Menggugat Dongeng Dalam Perspektif Masyarakat Modern

Lihat ProfilBahtiar Hairullah (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Di masa lalu banyak pamali atau larangan-larangan yang menurut logika modern dianggap tak masuk akal atau bahkan takhayul. Pamali atau larangan-larangan tersebut biasanya disertai dongeng atau cerita-cerita tradisi yang berkaitan dengan situasi alam lingkungan atau peninggalan yang secara nyata memang ada. Sehigga cerita

Kebudayaan Menggugat Dongeng Dalam Perspektif Masyarakat Modern Read More »

Membincang Benteng Oranje

Lihat Profil Andi Sumar Karman (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Tak dapat disangkal lagi, Benteng Oranje di Kota Ternate tergolong sebagai cagar budaya (CB). Berdasarkan kriteria cagar budaya, sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang R.I Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya (UUCB), benteng ini tercakup dalam kriteria itu (lihat Bab III, Bagian

Membincang Benteng Oranje Read More »

Pesta Di Morotai

Lihat Profil Andi Sumar Karman (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Morotai memang selalu memikat. Jauh sebelum hari ini, negara-negara dan kekuatan militer besar yang bertarung dalam Perang Dunia kedua, pun tak lepas dari pesonanya. Letaknya yang strategis sebab berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik adalah rayuan pemikatnya. Secara geopolitik, sejak dulu hingga

Pesta Di Morotai Read More »

Menjinakkan Perubahan

Lihat Profil Andi Sumar Karman (Pengajar Antropologi FIB Unkhair; Peneliti di Yayasan The Tebings) Gelombang reaksi protes yang beradu dengan dukungan ihwal pilkada DKI Jakarta yang menyandingkan Agus-Ahok-Anis kita saksikan bagai parade di media massa: cetak, tv, daring, sosial. Tak kepalang ada yang sampai saling hujat demi membela petarungnya.  Ironisnya, para petarung di media itu

Menjinakkan Perubahan Read More »